- Sesuaikan dengan cita-cita. Setiap orang pasti punya cita-cita dan apakah program keahlian yang dipilih sudah sesuai target mencapai cita-cita. Tidaklah mungkin seseorang yang ingin jadi seorang akuntan memilih teknik otomotif. Kalo cita-cita sedah pasti dan sudah yakin, maka sangat mudah menentukan program keahlian mana yang akan dipilih.
- Sesuaikan dengan hoby dan kesukaan. Jika hoby dan kesukaan sesuai keahlian kita, maka dalam bekerja akan terasa lebih enjoy dan menikmati. Ilmu akan terserap lebih dalam karena anda suka dengan bidang itu. misalnya seseorang sangat suka memelihara ikan, dapat ditingkatkan dengan memilih program keahlian Agrobisnis Sumberdaya Perairan atau Budidaya Ikan.
- Sesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja saat ini. Setiap tahun semakin banyak jumlah angkatan kerja yang bermacam keahlian. namun kita dapat melihat pada bidang apakah keahlian yang jarang dimiliki oleh orang lain, misalnya perusahaan produk pangan seringkali membutuhkan quality control. namun yang ada hanya lulusan SMK yang tidak sesuai. Maka peluang program keahlian Teknologi Pangan memiliki kebutuhan tenaga kerja yang tinggi karena terbatasnya SDM.
- Sesuaikan dengan kemampuan diri. Setiap insan memiliki keterbatasan. Dengan demikian kita dapat mengukur keterbatasan kita sendiri. Semisal kita sangat takut dengan darah, maka janganlah mengambil bidang keperawatan.
- Istikharoh. Langkah terakhir adalah sholat istikharoh untuk meminta petunjuk dari Allah swt, keahlian apakah yang sesuai untuk dunia dan akhirat kelak.
Batu Ginjal (2)
-
*Nephrolithiasis* atau yang lebih dikenal dengan penyakit batu ginjal
adalah kondisi dimana material keras menyerupai batu terbentuk di ginjal.
Material k...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar