Jumat, 17 April 2009

PILIH SMK YANG TERBUKTI MENYALURKAN LULUSANNYA HINGGA KERJA SEBELUM WISUDA

Lulusan SMP pastilah berkeinginan dan berusaha melanjutkan ke jenjang SLTA. Yang berkeinginan melanjutkan kuliah pasti memilih SMA. Sedangkan yang berkeinginan memiliki keahlian setelah lulus memilih SMK. Namun 60% lulusan SMP belum menentukan keahlian yang dipilih di SMK saat lulus. Mengapa demikian ?

1. Karena masih awam tentang keahlian, peluang kerja dan prospek kerja dari program keahlian SMK.

Kami akan coba memberikan gambaran umum program keahlian SMK. Program keahlian yang ditetapkan Dirjen Pendidikan adalah :

TEKNOLOGI DAN REKAYASA

Teknik Bangunan, Teknik Plambing dan Sanitasi, Teknik Survei dan Pemetaan, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Pendinginan dan Tata Udara, Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknologi Pesawat Udara, Teknik Perkapalan, Teknologi Tekstil, Teknik Grafika, Geologi Pertambangan, Instrumentasi Industri , Teknik Kimia, Pelayaran, Teknik Industri , Teknik Perminyakan, Teknik Elektronika

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Teknik Telekomunikasi, Teknik Komputer dan Informatika, Teknik Broadcasting

KESEHATAN

SENI, KERAJINAN DAN PARIWISATA

Seni Rupa, Desain dan Produksi Kria, Seni Pertunjukan Pariwisata, Tata Boga, Tata Kecantikan, Tata Busana

AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI

Agribisnis Produksi Tanaman, Agribisnis Produksi Ternak, Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan, Mekanisasi Pertanian, Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan, Penyuluhan Pertanian, Kehutanan

BISNIS DAN MANAJEMEN

Administrasi, Keuangan, Tata Niaga

Program keahlian yang dicetak tebal adalah program keahlian yang memiliki kebutuhan tenaga kerja tinggi namun SDM yang memiliki keahlian tersebut sedikit ( Menurut Koran Pendidikan Edisi April 2009 ).

Teknik Perkapalan dan Pesawat udara : Keahlian perawatan dan perbaikan mesin pesawat dan kapal.

Pelayaran : Keahlian mengoperasikan kapal laut dan menahkodai kapal laut.

Agribisnis Sumberdaya Perairan : Keahlian membudidayakan organisme air tawar, payau dan laut.

Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan: Keahlian pengolahan hasil perikanan termasuk didalamnya pengawasan mutu, analisis laboratorium dan quality control.

2. Mengkhawatirkan biaya-biaya yang mahal saat menempuh belajar di SMK.

Ketika biaya sekolah masih tinggi untuk tingkat SMK, maka dapat dipilih program keahlian khusus. Sebab pemerintah memberikan bantuan pada seluruh siswa program keahlian khusus setiap bulan. Sehingga meringankan pembiayaan siswa untuk setiap bulannya meski diberikan setiap 6 bulan sekali. Program keahlian khusus yang mendapatkan bantuan pada tahun 2008 di Malang Raya adalah Bidang Perikanan, Bidang kelautan, Bidang Peternakan.

Dapat pula memilih SMK yang memberikan kesempatan siswa berwirausaha sesuai bidang keahlian dalam kelompok usaha siswa. Sehingga siswa dapat memperoleh pemasukan sendiri untuk membiayai kebutuhan sekolah. Misal siswa Perikanan diberikan fasilitas sekolah untuk memproduksi Sosis ikan, Nugget ikan, Fish finger, Benih ikan lele, Benih ikan koi, Benih ikan Hias. Dari keuntungan penjualan, siswa dapat memperoleh pemasukan pribadi.

3. Minim informasi kualitas pembelajaran keahlian SMK

Dalam proses pembelajaran, SMK memberikan berbagai fasilitas penunjang. Baik fasilitas laboratorium, bengkel praktek hingga fasilitas dalam kelas seperti penyampaian materi menggunakan LCD. Fasilitas yang menunjang dengan jumlah dan kualitas yang cukup akan memberikan keahlian yang maksimal bagi siswa.

4. Mengkuatirkan tentang SMK menyalurkan lulusannya atau tidak ?

SMK tidak hanya memberikan keahlian dan meluluskan siswa saj, tetapi dengan Bursa Kerja Khususnya (BKK) dapat menyalurkan lulusan pada pekerjaan yang sesuai bidang. Ada SMK yang menyalurkan, tetapi diarahkan menjadi TKI ke Malaysia. Kalo jadi TKI cukup lulus SMP. Seyogyanya memilih SMK yang terbukti mampu menyalurkan lulusannya.

Sebagai contoh di SMK Negeri 2 Turen-Malang.

Keahlian Budidaya Perikanan telah dipesan PT.Luxindo, Jakarta sebagai asisten teknisi tambak di Kalimantan dan Sulawesi setelah lulus sebanyak 7 orang yang akan berangkat sehari setelah ujian selesai yaitu 08 Mei 2009. Seleksi dilakukan sehari setelah UNAS yaitu tgl 23 April 2009.

Keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (Teknologi Perikanan) meskipun masih lulusan pertama, telah diseleksi oleh Tee Kay Corp. Japan sebelum lulus untuk menjadi operator di perusahaan pengolahan ikan di Jepang dan lolos seleksi 4 orang untuk mengikuti training sebelum berangkat ke Jepang. Bahkan SMK lain sejenis ikut seleksi di SMK Negeri 2 Turen.

Keahlian Nautika dan Teknika Kapal (Pelayaran) setiap tahun diseleksi oleh Tee Kay Corp, Japan untuk menjadi ABK di kapal Jepang.

5. Menunggu pilihan temen-temen, dan memilih yang dipilih mayoritas teman.

Cara memilih yang terakhir ini sangat mungkin menyebabkan siswa kecewa setelah menjalani belajar di sekolah yang dipilih. Sebab seringkali menjadikan pilihan smk tidak sesuai dengan kemampuan baik skil, pengetahuan dan biaya, serta tidak sesuai dengan target kerja yang dicitakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar